Rabu, 16 November 2016

Bahaya Anak Kecanduan Game Online

Bahaya Anak Kecanduan Game Online

Bahaya Anak Kecanduan Game Online – Sekarang tersebut hampir semua anak-anak bermain video game.Permainan tersebut bisa dimainkan di komputer dengan cara online,konsol game maupun ponsel.Walaupun banyak orangtua bakal sungguh senang bila game online terbatas hanya di program-program pendidikan,tapi kenyataannya ialah bahwa anak-anak bermain game online apalagi buat hiburan murni,bukan buat pendidikan.

Bahaya Anak Kecanduan Game Online

Perlu diingat bahwa bila anak-anak bermain game online tak berlebihan,penelitian menunjukkan bahwa sedikit (bila ada) kerugian dari bermain game online.Tapi,ada beberapa anak yg bermain game online dengan cara berlebihan,menolak buat melakukan perkara lain & yg membuat game online menjadi prioritas nomor satu dalam hidup mereka.Anak-anak bisa kecanduan game online & orangtua memang semestinya merasa khawatir mengenai problem ini.Apa saja ciri-ciri anak kecanduan game online?

Ciri-ciri Anak Kecanduan Game Online

Berikut ialah beberapa tanda atau ciri-ciri anak kecanduan game online dan kecanduan video game ,untuk membantu menentukan apakah anak kita kecanduan video game.
1.Sebagian besar dari “waktu luang” mereka dihabiskan di komputer atau bermain video game.
2.Kelelahan,kecenderungan buat tertidur di sekolah.
3.Tak mengerjakan PR tepat waktu.
4.Nilainya memburuk
5.Memilih komputer atau bermain video game dibandingkan menghabiskan waktu dengan teman-teman atau keluarga.
6.Terputus dari berbagai kegiatan sosial
7.Gampang marah,rewel atau gelisah saat tak bermain video game atau game online.

Cara Mencegah Anak Kecanduan Game Online

1.Bermain game online semestinya diperbisakan hanya sesudah anak selesai mengerjakan tanggung jawabnya. Contohnya,orang tua sungguh dianjurkan buat menetapkan aturan bahwa gama online atau video game hanya dapat dimainkan sesudah anak selesai mengerjakan PR.
2.Untuk mencegah kecanduan game online,anak mesti di batasi bermain game online tak lebih dari satu atau dua jam per hari – apalagi selama thn ajaran sekolah.
3.Walaupun bila anak bermain game online beberapa jam bisa memberikan waktu luang yg berharga buat ibu & ayah yg sibuk,orang tua perlu memastikan bahwa game online tak menjadi kegiatan utama anak mereka.
4.Akses buat game online mesti dipandang sebagai hak istimewa yg didapatkan anak,bukan hak otomatis.

Cara tips Mengobati Anak Kecanduan Game Online

1.Ekspose Anak menuju Aktipitas Lain
Kita dapat meminta anak anda buat bergabung dalam suatu kegiatan positip yg tak melibatkan hal-hal dengan cara online.
2.Tamasya Keluarga
Ajak mereka buat pergi menuju pantai atau keluar kota di mana mereka bakal menikmati alam dengan keluarga & teman-teman mereka.Dengan melakukan ini,kita bisa mengekspos mereka keluar & di saat yg sama membuat mereka oppline buat beberapa waktu.
3.Kegiatan Olahraga
Kegiatan lain seperti olahraga bisa membantu anak melupakan game online. Ajaklah anak pergi menuju taman buat bermain basket,sepak bola atau baseball.Ini bakal membantu mereka mengobati kecanduan game online.
4.Ekstrakurikuler Sekolah
Doronglah anak anda buat ikut ekstrakurikuler sekolah sepeti contohnya menari,menyanyi,akting seni atau sepak bola.Hal tersebut bisa berpungsi sebagai gangguan buat kegiatan online mereka.Dengan demikian bisa membuat mereka menjadi lebih bersosialisasi & menikmati waktu bersama orang lain dengan cara pisik.
5.Kegiatan Agama

Ajak meraka buat ikut mengaji di masjid terdekat buat belajar membaca Quran & belajar sholat.Aktipitas tersebut tak hanya bisa membantu mereka dengan cara pisik & mental,namun juga bisa membantu mereka dengan cara rohani yg di gilirannya bisa membuat mereka menjadi anak yg lebih baik.

Bahaya Anak Kecanduan Game Online
Bahaya Anak Kecanduan Game Online Bahaya Anak Kecanduan Game Online Bahaya Anak Kecanduan Game Online Bahaya Anak Kecanduan Game Online Bahaya Anak Kecanduan Game Online Bahaya Anak Kecanduan Game Online Bahaya Anak Kecanduan Game Online Bahaya Anak Kecanduan Game Online Bahaya Anak Kecanduan Game Online 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar